Skip to main content

Posts

Rosmala Syari, Penuhi Kebutuhan Berhijab Nyaman Sesuai Syariat

“Syar’i itu lebih indah dan nyaman.” Sebait kalimat ini pernah dilontarkan seorang sahabat saat kami selesai halaqoh. Aku pun langsung manggut-manggut mantap tanda setuju. Karena aku pribadi pun telah merasakan kenyamanan itu sejak memutuskan memakai hijab syar’i. Obrolan pun berlanjut membahas tentang busana muslimah yang saat ini mulai digandrungi oleh sebagian besar wanita Muslim. Bahkan kini jenis pakaian ini telah menjadi tren mode masa kini di kalangan wanita Muslimah. Lihatlah betapa banyak wanita saat ini lebih suka memakai hijab, bahkan hijab yang lebar. Tingginya animo wanita terhadap pakaian syar’i disambut positif oleh beberapa produsen tekstil dan designer pakaian. Alhasil dunia fashion dan mode pun dibanjiri dengan busana yang dikhususkan bagi wanita berhijab. Namun sayangnya, tidak semua pakaian itu lulus kriteria syari’i yang telah disyari’atkan oleh agama. Masih banyak pakaian syar’i tapi bahannya tipis, menerawang atau terlihat berlebihan. Lantas apa ...

Menganalisa Kekuatan Diri: Kelas Telur Materi Pertama

Belajar mungkin saja mendatangkan rasa jenuh, lelah, dan malas. Namun jika tidak belajar, maka kita tidak akan pernah bisa menjadi pribadi cerdas yang mampu mengubah masa depan. Terlebih sebagai seorang wanita, dimana seorang wanita itu memiliki peran yang sangat krusial dalam pembentukan generasi yang bertaqwa, berkarakter positif, kuat, dan cerdas. Di tangan seorang ibulah, maka akan lahir sosok-sosok hebat yang mampu membawa negeri ini dalam kejayaan. Ibu adalah kunci emas peradaban suatu bangsa. Menyadari hal itu, aku pun makin bersemangat untuk terus bisa belajar dan meningkatkan kemampuan diri.  Sehingga kelak saat sudah menjadi orangtua, aku telah sangat siap memberikan pola pengasuhan dan pendidikan yang baik buat anak-anak.  Tidak ada lagi istilahnya berhenti belajar. So, belajarlah terus tanpa lelah dan tanpa tapi atau nanti. Meskipun masih singelillah, tidak ada salahnya mencari bekal agar jadi sosok wanita dan ibu kebanggaan. Aamiin yaa mujiib. Alhamdulillah...

Mengapa Novel The Old Man And The Sea Layak Meraih Nobel Sastra?

Sebuah karya sastra dapat menjadi sumber pelajaran dalam berbagai aspek kehidupan. Karena dalam sebuah karya tulis tersebut, banyak disuguhkan tentang nilai-nilai kehidupan. Itulah yang membuat karya seorang penulis menjadi sebuah karya hebat. Terlebih jika karya tersebut dapat memberikan pengaruh signifikan pada para pembacanya. Ini pulalah yang membuat sebuah buku banyak diminati. Karena sang penulis mampu memberikan bahan bacaan yang bergizi dan bermanfaat. Ini juga yang pada akhirnya dapat mengantarkan sebuah karya menjadi fenomenal, best seller, hingga meraih penghargaan.  Salah satu karya sastra yang sangat terkenal dan telah meraih penghargaan bergengsi dunia adalah sebuah buku karya sang "Papa" Ernest Hemingway, yang berjudul "The Old Man And The Sea" (Lelaki Tua Dan Laut). Buku ini telah meraih penghargaan pulitzer pada tahun 1953. Tak hanya itu, buku ini juga mendapat pengharhgaan bergengsi lainnya, yaitu Nobel Sastra pada tahun 1954. Lantas apa y...

Syifa Izzatunnisa

"Bagaimana kamu ini, lihat usiamu sudah berapa. Mengapa kamu tampak nyaman dan sepertinya tidak peduli. Malah sibuk mengikuti aktivitas bersama teman-teman kajian. Bisa tidak sekali-kali kamu pikirkan duniamu. Jangan urusan akhirat terus. Semua harus seimbang. Bagaimana kamu bisa menikah jika jalan pikiranmu seperti ini? Tidak mau bergaul dengan lawan jenis sedikitpun." Cecar pak Narto bernada emosi Belum sempat menanggapi, sang Bibi yang sejak tadi juga tampak tak sabar ingin berceloteh, langsung menghujani Syifa dengan komentar cukup pedas di telinga.  "Kamu ingin membuat Bapak dan Ibumu menanggung malu? Lihat semua perempuan seusiamu sudah punya suami. Bahkan yang usianya dibawahmu banyak yang sudah menggendong anak. Kamu tidak malu? Kasian orangtuamu selalu jadi gunjingan di kampung ini karena anak perempuannya tak kunjung bersuami. Apa lagi yang kamu tunggu. Ingat usuamu. Nanti kamu jadi perawan tua seperti Komariah. Atau kamu memang tak tertarik dengan...

Memahami Gaya Belajar Day 10

Menjelang libur panjang ini ada banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Tidak hanya pekerjaan sebagai guru saja yang menuntut selesai sebelum masa liburan tiba. Tetapi tugas sebagai content writer pun harus segera tertunai juga. Karena sudah banyak order artikel yang masuk ke daftar client. Jika tidak segera disetorkan, maka sudah pasti aku tidak bisa menikmati rencana travelling -ku. Aku tidak ingin saat sedang menikmati perjalanan tiba-tiba ada gangguan dari editor atau client yang menanyakan artikel. Jadi beberapa hari ini aku benar-benar sedang disibukkan dengan tugas pekerjaan. Untuk blog terpaksa aku absen menulis dan ikut share link di komunitas blogger. Alhamdulillah tugas-tugasku sudah 90% selesai. Sehingga aku punya waktu lagi untuk mulai murojaah dan hafalan Al-qur’an untuk ahad besok. Setiap ahad setelah halaqoh, aku mempunyai kewajiban untuk murojaah dan menyetorkan hafalan Al-qur’an semampunya. Ahad   kemarin aku tidak bisa maksimal hafalan karen...

Memahami Gaya Belajar Day 8

Source: Google.com Aku sangat menyukai dunia pendidikan. Itulah mengapa pada akhirnya aku memutuskan untuk terjun ke dunia pendidikan. Meskipun latar belakang pendidikanku bukan berasal dari fakultas ilmu pendidikan. Mengapa aku cinta dunia pendidikan? Karena bagiku mengajar itu menyentuh kehidupan selama-lamanya. Dan menjadi seorang pengajar (guru) adalah sebuah bakti yang amat mulia dalam kehidupan. Aku pun sempat berencana untuk ikut program mengajar ke pelosok daerah yang diselenggarakan pemerintah. Sayangnya orangtua tidak memberikanku izin. Karena saat itu lokasinya berada di kepulauan yang terlalu jauh. Dalam mengajar aku menerapkan sistem fun learning . Hal ini sebagai alternatif untuk membunuh rasa jenuh murid di tengah proses belajar yang sedang berlangsung. Ketika kuperhatikan murid-murid mulai tidak fokus atau terlihat mulai malas-malasan di kelas, maka saatnya untuk memasukkan “ filler ”, dengan memakai alokasi waktu sekitar 10-15 menit jam pelajaran. Filler i...

Memahami Gaya Belajar Day 7

Setiap individu memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Dari gaya belajar inilah yang kemudian akan menentukan nyaman atau tidaknya seseorang dalam setiap proses belajarnya; yang juga kemudian akan memudahkan seseorang dalam memahami dan menguasai ilmu yang disampaikan. Oleh karenanya, adalah sangat penting bagi kita untuk mengetahui apa tipe belajar kita. Apalagi bagi para orangtua, hendaknya tidak memaksakan anak mengikuti gaya belajar yang diinginkan orang tua. Tetapi coba pahami dan amati gaya belajar anak. Biarkan anak belajar sesuai dengan caranya. Mengenal cara belajar anak akan memudahkan orangtua memfasilitasi anak, dengan lingkungan yang mendukung anak dalam menyerap setiap informasi yang diterimanya secara maksimal. Selain itu, yang tak kalah penting adalah hendaknya orangtua juga mengenal cara belajar diri, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menanggapi model belajar anak. Karena bisa saja orangtua memiliki gaya belajar visual dominan. Tetapi belum tentu anak...