Skip to main content

Mengapa Novel The Old Man And The Sea Layak Meraih Nobel Sastra?



Sebuah karya sastra dapat menjadi sumber pelajaran dalam berbagai aspek kehidupan. Karena dalam sebuah karya tulis tersebut, banyak disuguhkan tentang nilai-nilai kehidupan. Itulah yang membuat karya seorang penulis menjadi sebuah karya hebat. Terlebih jika karya tersebut dapat memberikan pengaruh signifikan pada para pembacanya. Ini pulalah yang membuat sebuah buku banyak diminati. Karena sang penulis mampu memberikan bahan bacaan yang bergizi dan bermanfaat. Ini juga yang pada akhirnya dapat mengantarkan sebuah karya menjadi fenomenal, best seller, hingga meraih penghargaan. 

Salah satu karya sastra yang sangat terkenal dan telah meraih penghargaan bergengsi dunia adalah sebuah buku karya sang "Papa" Ernest Hemingway, yang berjudul "The Old Man And The Sea" (Lelaki Tua Dan Laut). Buku ini telah meraih penghargaan pulitzer pada tahun 1953. Tak hanya itu, buku ini juga mendapat pengharhgaan bergengsi lainnya, yaitu Nobel Sastra pada tahun 1954. Lantas apa yang membuat karya Hemingway ini meraih penghargaan? 

Ernest Hemingway merupakan penulis dan wartawan Amerika. Telah banyak tulisan dan karyanya yang menjadi fenomenal serta diminati. Novel The Old Man And The Sea bercerita tentang perjalanan seorang nelayan tua bernama Santiago bersama seorang anak laki-laki kecil, yang mengarungi laut untuk mencari ikan. Namun perjalanan tersebut tidaklah mudah. Selama 87 hari mencari ikan, tidak satu pun ikan yang dapat mereka tangkap.

Sebagaimana ciri khas gaya penulisan  Hemingway, novel ini pun hanya sebuah novel tipis. Namun cerita sederhana yang ada dalam novel ini memiliki makna sangat mendalam tentang kehidupan. Novel ini menyajikan banyak pesan moral, yang dapat dilihat dari sifat, penuturan, dan kelakuan para tokoh dalam cerita ini.

Nilai-nilai tentang kesabaran, keikhlasan, ketulusan, kegigihan, ketekunan, tamggung jawab, pekerja keras, dan tidak mudah berputus asa, digambarkan begitu jelas lewat tokoh cerita ini. Bahasa sederhana yang digunakan sang penulis, sangat mudah dipahami dan dicerna. Sehingga pesan yang disampaikannya sangat mudah masuk kepada hati setiap pembaca. Tak salah jika karya ini dianugerahi penghargaan Nobel Sastra.


#ReadingChallengeOdop2019
#TantanganLevel5

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Project Fotografi: Teknik Menata dan Memotret Properti Foto

Saat ini aku sedang belajar bagaimana menata properti foto agar menghasilkan foto menarik, yang hidup dan mampu menyampaikan pesan. Dan salah satu foto Makanan yang kuunggah di akun Instagram, mendapat masukan dari seorang teman Instagram dan juga teman di kelas Bunda Sayang Pra-Nikah, yang juga penikmat seni fotografi. Bedanya temanku ini hasil fotonya sudah sangat bagus dan penataannya pun menarik. Pokoknya membuatku kagum melihat foto-foto di akun Instagramnya. Menurut temanku itu jika memotret makanan atau pun produk, properti utamanya harus terlihat utuh. Tidak boleh terpotong untuk menunjukkan konteksnya. Wah...senang sekali mendapat masukan positif seperti ini. Sehingga aku akan semakin paham bagaimana teknik menyusun dan mengambil foto yang baik dan benar. Kali ini aku mencoba memotret produk buku. Aku ngin meminta penilaian dari para anggota di group fotografi kali ini.  #KuliahBundaSayang #GameLevel3 #FamilyProject #MyFamilyMyTeam #I’mSureICanDo...

Game Level 3 Day 4: Mencari Peluang Lewat Lomba

Untuk mendapatkan suatu keinginan tidaklah melulu harus dipenuhi dengan mengeluarkan sejumlah nominal pribadi. Karena sejatinya ada banyak cara untuk bisa meraihnya. Salah satunya adalah melalui sebuah kompetisi. Tetapi untuk hal ini diperlukan beberapa faktor agar dalam sebuah kompetisi kita bisa menjadi pemenangnya.  Aku sangat suka menantang diri untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai tantangan atau pun kompetisi. Terutama dalam bidang kepenulisan. Tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah ilmu yang dimiliki. Kebetulan sedang ada lomba blog yang menawarkan hadiah smartphone terbaru. Wah...kenapa tidak kucoba. Pikirku. Aku kan ingin #GantiGadget2019. Akhirnya kumulai menulis di blog utama untuk me- review smartphone yang sedang dilombakan. Semangat dan keyakinan sangat membantuku dalam mengetikkan kata demi kata. Artikel yang diminta harus natural (soft selling) dan penyampaian menarik. Setelah selesai dengan artikel, dengan penuh percaya diri ...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...