Skip to main content

Membaca Yang Tertunda




Hari ini jadwalnya menyicil untuk mulai megeksekusi buku-buku yang pernah dibeli. Ya, aku punya kebiasaan agak buruk terkait hal ini. Saat pergi ke toko buku rasanya ingin bisa membawa pulang semua buku yang memikat hati. Sayangnya setelah buku berhasil kubawa pulang, aku tidak segera membacanya. Biasanya buku yang dibeli langsung diletakkan di rak buku. Hingga akhirnya buku itu terabaikan untuk jangka waktu yang tidak tentu. Tak jarang aku kerap lupa pernah membeli sebuah buku. Baru teringat memiliki buku tertentu saat membongkar ulang susunan buku.

Lantas mengapa aku rajin beli buku jika buku yang dibeli tidak langsung dibaca bahkan terlupakan? Itu semua karena aku mencintai buku. Bagiku buku adalah sahabat yang mampu memberikan solusi atas pertanyaan-pertanyaan dan rasa penasarannku. Selain itu, dengan membeli buku tersebut, setidaknya aku ikut berkontribusi menyelamatkan dunia literasi agar tidak mudah tenggelam. Setidaknya aku menyelamatkan ilmu yang telah dituliskan dalam buku itu. Karena dengan membelinya berarti aku telah secara tidak langsung ikut mempertahankan eksistensi penulis, untuk terus melahirkan karya positif bagi masyarakat. Meskipun buku yang kubeli tidak langsung dibaca bahkan tak jarang terlupa.

Namun menjelang pergantian tahun ini, aku telah menuliskan satu dari sekian resolusi yang ingin konsisten kujalani, yaitu melahap isi semua buku yang belum sempat kubaca. Dan aku berencana untuk kembali aktif mengikuti program Reading Challenge yang diadakan komunitas menulis tempatku bergabung, ODOP (One Day One Post).

Hari ini buku yang pertama kupilih untuk diselesaikan adalah buku berjudul “Bidadari Bermata Bening” karya kang Abik. Dari proses membaca biasanya aku akan menuliskan hasil pengalaman membaca di blog utama. Tulisan akan berisi kisah dalam buku, hal yang kurasakan saat membacanya, pesan moral, dan hal lainnya yang perlu kuulas dalam tulisan.

Gaya Belajar:
Visual: Suka membaca daripada dibacakan
Auditory: -
Kinestetik: Suka buku-buku dan kadang suka menggerakkan tangan atau kaki saat membaca. Menggerakkan tangan biasanya saat ada situasi tertentu di bacaan.


#HariKe5
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Comments

Popular posts from this blog

Memahami Gaya Belajar Day 10

Menjelang libur panjang ini ada banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Tidak hanya pekerjaan sebagai guru saja yang menuntut selesai sebelum masa liburan tiba. Tetapi tugas sebagai content writer pun harus segera tertunai juga. Karena sudah banyak order artikel yang masuk ke daftar client. Jika tidak segera disetorkan, maka sudah pasti aku tidak bisa menikmati rencana travelling -ku. Aku tidak ingin saat sedang menikmati perjalanan tiba-tiba ada gangguan dari editor atau client yang menanyakan artikel. Jadi beberapa hari ini aku benar-benar sedang disibukkan dengan tugas pekerjaan. Untuk blog terpaksa aku absen menulis dan ikut share link di komunitas blogger. Alhamdulillah tugas-tugasku sudah 90% selesai. Sehingga aku punya waktu lagi untuk mulai murojaah dan hafalan Al-qur’an untuk ahad besok. Setiap ahad setelah halaqoh, aku mempunyai kewajiban untuk murojaah dan menyetorkan hafalan Al-qur’an semampunya. Ahad   kemarin aku tidak bisa maksimal hafalan karen...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...