Skip to main content

Menganalisa Kekuatan Diri: Kelas Telur Materi Pertama


Belajar mungkin saja mendatangkan rasa jenuh, lelah, dan malas. Namun jika tidak belajar, maka kita tidak akan pernah bisa menjadi pribadi cerdas yang mampu mengubah masa depan. Terlebih sebagai seorang wanita, dimana seorang wanita itu memiliki peran yang sangat krusial dalam pembentukan generasi yang bertaqwa, berkarakter positif, kuat, dan cerdas. Di tangan seorang ibulah, maka akan lahir sosok-sosok hebat yang mampu membawa negeri ini dalam kejayaan. Ibu adalah kunci emas peradaban suatu bangsa.

Menyadari hal itu, aku pun makin bersemangat untuk terus bisa belajar dan meningkatkan kemampuan diri.  Sehingga kelak saat sudah menjadi orangtua, aku telah sangat siap memberikan pola pengasuhan dan pendidikan yang baik buat anak-anak.  Tidak ada lagi istilahnya berhenti belajar. So, belajarlah terus tanpa lelah dan tanpa tapi atau nanti. Meskipun masih singelillah, tidak ada salahnya mencari bekal agar jadi sosok wanita dan ibu kebanggaan. Aamiin yaa mujiib.

Alhamdulillah hari ini aku masih diberi kesempatan untuk terus belajar ilmu parenting bersama IIP (Institut Ibu Profesional). Dan hari ini adalah kelas perdanaku di Bunda Cekatan IIP. Level pertama ini bertujuan untuk memandu kami menemukan apa yang menjadi kebahagiaan dan kekuatan kami. Untuk itu kami diminta untuk fokus pada 5 kekuatan & kebahagiaan kami, yang nantinya akan dikembangkan lebih dalam di kelas Buncek.

Mengapa ibu harus bahagia? Karena jika ibu bahagia, maka semua bahagia dan menyenangkan. Sehingga semua visi misi keluarga idaman pun akan lebih mudah terealisasi.

Dan inilah hasil pemetaanku setelah melakukan kontemplasi dan memilah-milah.


Dan dari kuadran tersebut, sudah sangat jelas sekali apa yang menjadi kebahagiaan dan kekuatanku. Berhubung kami hanya diminta menuliskan 5 saja, maka kupilih yang paling sering kulakukan. Berikut hasilnya.

1. Blogging
Aku suka menulis. Dan saat ini media yang paling sering kugunakan adalah blog. Aku aktif menulis di blog utama www.rikaaltair.com

Semua tentang blogging adalah hal yang membuatku happy. Terlebih lewat aktivitas blog ini telah banyak manfaat luar biasa yang kuraih, mulai dari pengetahuan, relasi, sahabat, ikut event-event keren,  hingga memperoleh second income yang tak terbayangkan sebelumnya. Hobby yang bisa menghasilkan income itu benar-benar nikmat dan membuat semangat terus melakukannya🙂.

2. Traveling
Traveling adalah caraku untuk lebih mengenal dunia. Jadi traveling yang kujalani itu bukan hanya sekadar jalan-jalan untuk having fun. Tapi harus ada value yang kudapat dari setiap perjalanan. Misalnya tentang sejarah, masyarakat, adat istiadat, atau pun hal lainnya. Dan melalui traveling, aku makin tahu caranya bersyukur atas segala nikmat-Nya.

3. Kulineran
Berburu sajian kuliner saat traveling adalah termasuk salah satu aktivitas wajib di itineraryku. Selain itu, aku memang suka mencoba sesuatu yang baru. Terutama hidangan khas nusantara

4. Mengajar
Aku cinta mengajar. Karena aku ingin ilmu yang kupunya bisa lebih bermanfaat bagi orang banyak. Dan bagiku mengajar itu akan menyentuh kehidupan selama-lamanya.

5.  Belajar
Mengapa aku suka belajar? Karena aku ingin bisa terus berkontribusi dalam kebermanfaatan. Dan aku paling suk mempelajari hal-hal baru atau pun yang berbau tantangan.

Well, itulah kekuatan dan kebahagiaan yang ingin kukembangkan di kelaa Buncek. Semoga aku mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan membanggakan. Aamiin yaa mujiib🙂

#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#Kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Comments

Popular posts from this blog

Membaca Yang Tertunda

Hari ini jadwalnya menyicil untuk mulai megeksekusi buku-buku yang pernah dibeli. Ya, aku punya kebiasaan agak buruk terkait hal ini. Saat pergi ke toko buku rasanya ingin bisa membawa pulang semua buku yang memikat hati. Sayangnya setelah buku berhasil kubawa pulang, aku tidak segera membacanya. Biasanya buku yang dibeli langsung diletakkan di rak buku. Hingga akhirnya buku itu terabaikan untuk jangka waktu yang tidak tentu. Tak jarang aku kerap lupa pernah membeli sebuah buku. Baru teringat memiliki buku tertentu saat membongkar ulang susunan buku. Lantas mengapa aku rajin beli buku jika buku yang dibeli tidak langsung dibaca bahkan terlupakan? Itu semua karena aku mencintai buku. Bagiku buku adalah sahabat yang mampu memberikan solusi atas pertanyaan-pertanyaan dan rasa penasarannku. Selain itu, dengan membeli buku tersebut, setidaknya aku ikut berkontribusi menyelamatkan dunia literasi agar tidak mudah tenggelam. Setidaknya aku menyelamatkan ilmu yang telah dituliskan...

Think Positively

Emosi merupakan bagian dari kemudi kehidupan yang dapat mempengaruhi kualitas kehidupan. Itulah mengapa kita perlu mengolah emosi dengan baik, agar memberikan kontribusi yang positif dalam roda kehidupan. Tidak perlu bereaksi berlebihan ketika dihadapkan pada sanjungan atau pun kritikan. Tetapi jadikan sema itu sebagai sarana membangun sikap dan karakter diri yang lebih bijak. Senang sekali rsanya saat karya kita diapresiasi oleh orang lain. Meskipun hanya sebatas pujian sederhana. Paling tidak respon positif itu telah menjadi suntikan semangat untuk terus berkarya. Dalam sebuah diskusi group fotografi, kuberanikan diri meng- upload hasil memotret saat berada di Tangkuban Perahu. Banyak yang kagum dengan foto itu. Dan beberapa ada yang memuji hasil jepretan amatiran sepertiku. Namun tak semua menaggapi dengan pujian. Ada juga yang mengkritik. Intinya memberikan kritikan membangun bahwa masih banyak yang harus kupelajari lebih dalam untuk menghasilkan foto bagus dan berkua...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...