Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

Game Level 4: Gaya Belajar Day 2

Dua pekan lalu aku mendapatkan voucher dari cafe G’Ummati karena berhasil memenangkan lomba blog bertema “Sensor Mandiri,Bijak Membentuk Generasi”. Dan hari ini aku pergi ke cafe tersebut untuk memanfaatkan nominal voucher yang kudapatkan. Alhamdulillah bisa makan sepuasnya dan tambahan membawa pulang menu makanan lainnya. Selama menunggu pesanan, kumanfaatkan waktu memerhatikan sekitar dan mencatat hal-hal menarik yang tertangkap oleh mata. Ya, ini juga merupakan bagian kebiasaanku saat berada di sebuah tempat. Dan biasanya hasil pengamatan ini kugunakan sebagai bahan untuk membuat tulisan di blog. Hmm…lumayan lama juga menunggu. Jika dibiarkan tanpa aktivitas, bisa-bisa rasa jenuh dan bad mood datang menghampiri. Suasana cafe memang tidak sepi. Ada alunan musik dan banyak orang. Tetapi kondisiku yang sendirian sangat berpotensi mengundang rasa jenuh tentunya. Segera kukeluarkan jurnal dan mulai mengembangkan ide-ide yang ada di jurnal. Alhamdulillah bisa menyicil tulisan yan...

Game Level 4: Gaya Belajar Day 1

Source: Google.com Gaya belajar terbagi atas tiga tipe, yaitu gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Dan setiap anak memiliki gaya belajarnya sendiri, yang kemudian hal ini dapat mendukung anak-anak dalam memahami dan menyerap setiap ilmu yang diberikan. Karenanya kita tidak bisa memaksakan seorang anak untuk mengikuti metode belajar yang kita inginkan. Hal ini justru akan berdampak pada penurunan prestasi dan kemampuan yang dimiliki seorang anak. Untuk itulah kita harus mengenali cara atau gaya belajar setiap anak, agar mereka mampu dengan mudah menguasai materi dan ilmu yang diberikan. Saat usia sekolah dasar hingga perguruan tinggi, aku cenderung lebih suka menyerap ilmu yang diberikan guru dengan fokus mendengarkan sambil merekam dalam otak apa yang disampaikan. Sambil mendengarkan, biasanya aku juga suka membuat catatan-catatan pada buku coretan. Biasanya catatan itu berupa poin-poin pentingnya saja. Jadi hanya berupa coretan-coretan. Setelah materi selesai, da...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...

Project #GantiGadget2019: Kompetisi Blog

Menulis adalah salah satu passion -ku. Mengapa? Karena menulis mampu menjadi terapi ketenangan jiwa serta peningkatan daya berpikir. Terlebih menulis juga merupakan salah satu anjuran Rasulullah SAW sebagaimana yang beliau sabdakan, "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya." Satu lagi, menulis juga tergolong amalan jariyah. Karena lewat tulisan kita dapat menebarkan banyak manfaat dan kebaikan. Meskipun kita sudah tiada kelak, tetapi tulisan-tulisan kita akan tetap ada (abadi). Lembaga Sensor RI bersama Tapis Blogger mengadakan kompetisi blog dengan tema, "Sensor Mandiri, Bijak Membentuk Generasi." Sebuah tema yang sangat menarik untuk diulas. Ini kesempatan baik untuk turut berperan serta mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas memilih tontonan layak dan berkualitas. Hadiah yang ditawarkan pun menarik. Dan alhamdulillah aku berhasil menjadi salah satu juara (juara kedua), dan berhak atas hadiah dari sponsor acara. Senangnya bisa terus menebar konten positif di b...

Project Fotografi: Teknik Menata dan Memotret Properti Foto

Saat ini aku sedang belajar bagaimana menata properti foto agar menghasilkan foto menarik, yang hidup dan mampu menyampaikan pesan. Dan salah satu foto Makanan yang kuunggah di akun Instagram, mendapat masukan dari seorang teman Instagram dan juga teman di kelas Bunda Sayang Pra-Nikah, yang juga penikmat seni fotografi. Bedanya temanku ini hasil fotonya sudah sangat bagus dan penataannya pun menarik. Pokoknya membuatku kagum melihat foto-foto di akun Instagramnya. Menurut temanku itu jika memotret makanan atau pun produk, properti utamanya harus terlihat utuh. Tidak boleh terpotong untuk menunjukkan konteksnya. Wah...senang sekali mendapat masukan positif seperti ini. Sehingga aku akan semakin paham bagaimana teknik menyusun dan mengambil foto yang baik dan benar. Kali ini aku mencoba memotret produk buku. Aku ngin meminta penilaian dari para anggota di group fotografi kali ini.  #KuliahBundaSayang #GameLevel3 #FamilyProject #MyFamilyMyTeam #I’mSureICanDo...

Project #GantiGadget2019: Hasilkan Uang Melalui Artikel

Foto by google.com Aku tergabung dalam salah satu jasa kepenulisan artikel. Di jasa kepenulisan ini setiap anggota diwajibkan untuk setidaknya mengambil job artikel tiga kali dalam sepekan, dengan ketentuan minimal lima artikel dengan masing-masing 300 kata, atau 3 artikel dengan masing-masing 500 kata. Dateline penyetoran ke editor adalah 1x24 jam dari saat kita mengambil job. Dan hampir sebulan ini aku absen mengambil job karena kewalahan dalam penyelesaian tugas, di tengah aktivitas yang memang sedang sibuk-sibuknya. Ditambah aku juga sedang menyelesaikan beberapa review produk serta agenda lain yang menuntut fokus serius. Untungnya setiap anggota diberi keringanan untuk cuti mengambil job artikel maksimal 2 bulan, dengan syarat memberikan konfirmasi dan alasan yang bisa dimaklumi. Jika lewat 2 bulan maka akan dikeluarkan dari keanggotaan. Namun saat kulihat di web jasa kepenulisan, ternyata sedang ada job artikel dengan tema ringan. Tanpa pikir panjang langsung kutulis nama...

Project Fotografi: Memanfaatkan Barang Bekas Untuk Properti Foto

Dunia fotografi semakin banyak dipenuhi penggemar. Lihat saja kini banyak akun di media sosial yang dimanfaatkan para penikmat seni forografi, baik pemula maupun professional, untuk memajang hasil karyanya. Sebagai penikmat fotografi, aku pun menjadi salah satu teman akun tersebut. Tujuannya tentu ingin menikmati hasil-hasil foto indah di akun tersebut, sekaligus belajar tentang seni fotografi melalui pengamatan atau pun bertanya tentang hal-hal yang membuatku penasaran terkait pengambilan foto dan lainnya. Alhamdulillah mereka sangat bersahabat dan tidak kikir ilmu. Objek foto kebanyakan berhubungan dengan suatu tema seperti alam, makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di sekitar kita. Nah untuk objek benda-benda mati, misalnya buku atau produk tertentu, dibutuhkan penataan yang menarik agar hasil foto pun terlihat lebih menarik. Biasanya untuk menampilkan foto-foto indah ini, ditambahkan juga bahan pendukung lainnya, yang disebut sebagai properti foto, yang bisa berupa pap...

Game Level 3 Day 4: Mencari Peluang Lewat Lomba

Untuk mendapatkan suatu keinginan tidaklah melulu harus dipenuhi dengan mengeluarkan sejumlah nominal pribadi. Karena sejatinya ada banyak cara untuk bisa meraihnya. Salah satunya adalah melalui sebuah kompetisi. Tetapi untuk hal ini diperlukan beberapa faktor agar dalam sebuah kompetisi kita bisa menjadi pemenangnya.  Aku sangat suka menantang diri untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai tantangan atau pun kompetisi. Terutama dalam bidang kepenulisan. Tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah ilmu yang dimiliki. Kebetulan sedang ada lomba blog yang menawarkan hadiah smartphone terbaru. Wah...kenapa tidak kucoba. Pikirku. Aku kan ingin #GantiGadget2019. Akhirnya kumulai menulis di blog utama untuk me- review smartphone yang sedang dilombakan. Semangat dan keyakinan sangat membantuku dalam mengetikkan kata demi kata. Artikel yang diminta harus natural (soft selling) dan penyampaian menarik. Setelah selesai dengan artikel, dengan penuh percaya diri ...

Think Positively

Emosi merupakan bagian dari kemudi kehidupan yang dapat mempengaruhi kualitas kehidupan. Itulah mengapa kita perlu mengolah emosi dengan baik, agar memberikan kontribusi yang positif dalam roda kehidupan. Tidak perlu bereaksi berlebihan ketika dihadapkan pada sanjungan atau pun kritikan. Tetapi jadikan sema itu sebagai sarana membangun sikap dan karakter diri yang lebih bijak. Senang sekali rsanya saat karya kita diapresiasi oleh orang lain. Meskipun hanya sebatas pujian sederhana. Paling tidak respon positif itu telah menjadi suntikan semangat untuk terus berkarya. Dalam sebuah diskusi group fotografi, kuberanikan diri meng- upload hasil memotret saat berada di Tangkuban Perahu. Banyak yang kagum dengan foto itu. Dan beberapa ada yang memuji hasil jepretan amatiran sepertiku. Namun tak semua menaggapi dengan pujian. Ada juga yang mengkritik. Intinya memberikan kritikan membangun bahwa masih banyak yang harus kupelajari lebih dalam untuk menghasilkan foto bagus dan berkua...

Game Level 3, Meningkatkan Kecerdasan: Be More Serious

Aku sangat suka menikmati keindahan dan keunikan yang ada di sekitarku, baik itu dari alam, atau pun makhluk hidup yang mendiami bumi ini. Itulah mengapa aku menyukai dunia fotografi. Meskipun saat ini hasil fotoku masih amatiran. Tak hanya itu, lewat fotografi setiap momen penting bisa didokumentasikan, untuk menjadi bagian dari sebuah kenagan atau pun sejarah dalam setiap perjalanan. Apalagi di saat sedang travelling . Sayang sekali rasanya jika tidak mengabadikan setiap jejak langkah dalam rekaman lensa kamera. Lewat foto-foto yang diambil, aku bisa bercerita banyak hal. Tak hanya itu, foto-foto tersebut juga bisa menjadi sarana hiburan diri, di saat suntuk atau pun stress dengan rutinitas harian. So , dimana pun dan kapanpun pasti tak pernah missing yang namanya membidik objek dengan kamera smartphone . Memotret memang mudah. Tetapi jika ingin menghasilkan foto yang bernilai keindahan, tentu diperlukan skill dan pengetahuan yang baik tentang dunia fotografi. Nah, aku pun ...

Project Meningkatkan Kecerdasan, Game Level 3

Tantangan Di game level 3 kelas Bunda Sayang Reguler Batch #4 kelas Pra-Nikah kali ini adalah tentang meningkatkan kecerdasan. Ada tiga poin utama yang menjadi acuan dalam tantangan melatih kecerdasan, yaitu Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), Spiritual Quotient (SQ), dan Adversity Quotient (AQ). Nah dalam game level tiga ini aku ingin meningkatkan kecerdasan yang berhubungan dengan keempat poin tersebut. Dalam tantangan kali ini aku ingin memulai kembali project yang selama ini pernah di- planning , yaitu berhubungan dengan fotografi dan merealisasikan niat untuk #GantiGadget2019 . Mengapa aku tertarik untuk mengembangkan project ini?   Karena kemampuan fotografi yang baik akan mendukung setiap sajian tulisan yang kuposting di blog atau pun media sosial. Sehingga orang yang berkunjung ke blog atau pun medsos yang kukelola akan betah berlama-lama menikmati rumah dunia mayaku. Terlebih aku kerap mendapat tawaran kerjasama beberapa brand untuk membantu ...