Skip to main content

Game Level 3, Meningkatkan Kecerdasan: Be More Serious



Aku sangat suka menikmati keindahan dan keunikan yang ada di sekitarku, baik itu dari alam, atau pun makhluk hidup yang mendiami bumi ini. Itulah mengapa aku menyukai dunia fotografi. Meskipun saat ini hasil fotoku masih amatiran. Tak hanya itu, lewat fotografi setiap momen penting bisa didokumentasikan, untuk menjadi bagian dari sebuah kenagan atau pun sejarah dalam setiap perjalanan. Apalagi di saat sedang travelling. Sayang sekali rasanya jika tidak mengabadikan setiap jejak langkah dalam rekaman lensa kamera. Lewat foto-foto yang diambil, aku bisa bercerita banyak hal. Tak hanya itu, foto-foto tersebut juga bisa menjadi sarana hiburan diri, di saat suntuk atau pun stress dengan rutinitas harian. So, dimana pun dan kapanpun pasti tak pernah missing yang namanya membidik objek dengan kamera smartphone.

Memotret memang mudah. Tetapi jika ingin menghasilkan foto yang bernilai keindahan, tentu diperlukan skill dan pengetahuan yang baik tentang dunia fotografi. Nah, aku pun ingin hasil jepretanku tak sekadar jepretan biasa. Aku juga ingin foto yang kuambil bisa menyampaikan suatu pesan atau cerita pada setiap orang yang melihatnya. Untuk itu aku pun mulai mengikuti berbagai pelatihan fotografi yang kerap diselenggarakan komunitas blogger di Lampung. Aku juga bergabung dengan komunitas fotografi di group whatsapp agar lebih mudah belajar dan berdiskusi tentang seni memotret. Sayangnya aku masih kurang aktif di group tersebut dikarenakan masih sulit membagi waktu dengan aktivitas lainnya. Selain itu ilmu dari pelatihan jarang kuterapkan.

Aku suka jealous dengan teman-teman di media sosial yang foto-foto jepretannya membuatku berkata “wow”. Well, aku ingin lebih serius dan bisa menghasilkan foto berkualitas dan indah. Untuk itu aku mulai mengingat-ingat kembali materi yang pernah diberikan saat pelatihan. Aku pun mulai aktif muncul di group dan rajin bertanya. Kemunculanku sempat membuat teman-teman di group heran dan mungkin juga lelah menjawab serbuan pertanyaanku….hehehe. Please forgive me guys. But thanks sudah memberikan respon positif. Banyaknya ilmu tidak akan berarti apa-apa jika tidak menerapkannya. Dan belajar tanpa keseriusan hanya akan menjadi lelah tanpa hasil. Jadi aku akan lebih serius lagi tentang ilmu seni memotret. Semangat. InsyaAllah bisa.


#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam
#Day2


Comments

Popular posts from this blog

Project Fotografi: Teknik Menata dan Memotret Properti Foto

Saat ini aku sedang belajar bagaimana menata properti foto agar menghasilkan foto menarik, yang hidup dan mampu menyampaikan pesan. Dan salah satu foto Makanan yang kuunggah di akun Instagram, mendapat masukan dari seorang teman Instagram dan juga teman di kelas Bunda Sayang Pra-Nikah, yang juga penikmat seni fotografi. Bedanya temanku ini hasil fotonya sudah sangat bagus dan penataannya pun menarik. Pokoknya membuatku kagum melihat foto-foto di akun Instagramnya. Menurut temanku itu jika memotret makanan atau pun produk, properti utamanya harus terlihat utuh. Tidak boleh terpotong untuk menunjukkan konteksnya. Wah...senang sekali mendapat masukan positif seperti ini. Sehingga aku akan semakin paham bagaimana teknik menyusun dan mengambil foto yang baik dan benar. Kali ini aku mencoba memotret produk buku. Aku ngin meminta penilaian dari para anggota di group fotografi kali ini.  #KuliahBundaSayang #GameLevel3 #FamilyProject #MyFamilyMyTeam #I’mSureICanDo...

Game Level 3 Day 4: Mencari Peluang Lewat Lomba

Untuk mendapatkan suatu keinginan tidaklah melulu harus dipenuhi dengan mengeluarkan sejumlah nominal pribadi. Karena sejatinya ada banyak cara untuk bisa meraihnya. Salah satunya adalah melalui sebuah kompetisi. Tetapi untuk hal ini diperlukan beberapa faktor agar dalam sebuah kompetisi kita bisa menjadi pemenangnya.  Aku sangat suka menantang diri untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai tantangan atau pun kompetisi. Terutama dalam bidang kepenulisan. Tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah ilmu yang dimiliki. Kebetulan sedang ada lomba blog yang menawarkan hadiah smartphone terbaru. Wah...kenapa tidak kucoba. Pikirku. Aku kan ingin #GantiGadget2019. Akhirnya kumulai menulis di blog utama untuk me- review smartphone yang sedang dilombakan. Semangat dan keyakinan sangat membantuku dalam mengetikkan kata demi kata. Artikel yang diminta harus natural (soft selling) dan penyampaian menarik. Setelah selesai dengan artikel, dengan penuh percaya diri ...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...