Skip to main content

Project #GantiGadget2019: Kompetisi Blog



Menulis adalah salah satu passion-ku. Mengapa? Karena menulis mampu menjadi terapi ketenangan jiwa serta peningkatan daya berpikir. Terlebih menulis juga merupakan salah satu anjuran Rasulullah SAW sebagaimana yang beliau sabdakan, "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya." Satu lagi, menulis juga tergolong amalan jariyah. Karena lewat tulisan kita dapat menebarkan banyak manfaat dan kebaikan. Meskipun kita sudah tiada kelak, tetapi tulisan-tulisan kita akan tetap ada (abadi).

Lembaga Sensor RI bersama Tapis Blogger mengadakan kompetisi blog dengan tema, "Sensor Mandiri, Bijak Membentuk Generasi." Sebuah tema yang sangat menarik untuk diulas. Ini kesempatan baik untuk turut berperan serta mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas memilih tontonan layak dan berkualitas. Hadiah yang ditawarkan pun menarik. Dan alhamdulillah aku berhasil menjadi salah satu juara (juara kedua), dan berhak atas hadiah dari sponsor acara. Senangnya bisa terus menebar konten positif di blog dan mendapat apresiasi. Dan bonusnya ada hadiah yang juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mewujudkan project #GantiGadget2019. Dengan gadget baru, maka segala aktivitas terkait dunia blogging akan semakin maksimal, dan tentunya akan membuatku semakin produktif menghasilkan karya-karya positif.


#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam
#I’mSureICanDoIt
#Day9

Comments

Popular posts from this blog

Membaca Yang Tertunda

Hari ini jadwalnya menyicil untuk mulai megeksekusi buku-buku yang pernah dibeli. Ya, aku punya kebiasaan agak buruk terkait hal ini. Saat pergi ke toko buku rasanya ingin bisa membawa pulang semua buku yang memikat hati. Sayangnya setelah buku berhasil kubawa pulang, aku tidak segera membacanya. Biasanya buku yang dibeli langsung diletakkan di rak buku. Hingga akhirnya buku itu terabaikan untuk jangka waktu yang tidak tentu. Tak jarang aku kerap lupa pernah membeli sebuah buku. Baru teringat memiliki buku tertentu saat membongkar ulang susunan buku. Lantas mengapa aku rajin beli buku jika buku yang dibeli tidak langsung dibaca bahkan terlupakan? Itu semua karena aku mencintai buku. Bagiku buku adalah sahabat yang mampu memberikan solusi atas pertanyaan-pertanyaan dan rasa penasarannku. Selain itu, dengan membeli buku tersebut, setidaknya aku ikut berkontribusi menyelamatkan dunia literasi agar tidak mudah tenggelam. Setidaknya aku menyelamatkan ilmu yang telah dituliskan...

Think Positively

Emosi merupakan bagian dari kemudi kehidupan yang dapat mempengaruhi kualitas kehidupan. Itulah mengapa kita perlu mengolah emosi dengan baik, agar memberikan kontribusi yang positif dalam roda kehidupan. Tidak perlu bereaksi berlebihan ketika dihadapkan pada sanjungan atau pun kritikan. Tetapi jadikan sema itu sebagai sarana membangun sikap dan karakter diri yang lebih bijak. Senang sekali rsanya saat karya kita diapresiasi oleh orang lain. Meskipun hanya sebatas pujian sederhana. Paling tidak respon positif itu telah menjadi suntikan semangat untuk terus berkarya. Dalam sebuah diskusi group fotografi, kuberanikan diri meng- upload hasil memotret saat berada di Tangkuban Perahu. Banyak yang kagum dengan foto itu. Dan beberapa ada yang memuji hasil jepretan amatiran sepertiku. Namun tak semua menaggapi dengan pujian. Ada juga yang mengkritik. Intinya memberikan kritikan membangun bahwa masih banyak yang harus kupelajari lebih dalam untuk menghasilkan foto bagus dan berkua...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...