Skip to main content

Project Fotografi: Memanfaatkan Barang Bekas Untuk Properti Foto



Dunia fotografi semakin banyak dipenuhi penggemar. Lihat saja kini banyak akun di media sosial yang dimanfaatkan para penikmat seni forografi, baik pemula maupun professional, untuk memajang hasil karyanya. Sebagai penikmat fotografi, aku pun menjadi salah satu teman akun tersebut. Tujuannya tentu ingin menikmati hasil-hasil foto indah di akun tersebut, sekaligus belajar tentang seni fotografi melalui pengamatan atau pun bertanya tentang hal-hal yang membuatku penasaran terkait pengambilan foto dan lainnya. Alhamdulillah mereka sangat bersahabat dan tidak kikir ilmu.

Objek foto kebanyakan berhubungan dengan suatu tema seperti alam, makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di sekitar kita. Nah untuk objek benda-benda mati, misalnya buku atau produk tertentu, dibutuhkan penataan yang menarik agar hasil foto pun terlihat lebih menarik. Biasanya untuk menampilkan foto-foto indah ini, ditambahkan juga bahan pendukung lainnya, yang disebut sebagai properti foto, yang bisa berupa papan, karton, kain, kotak, dan benda-benda unik lainnya yang dapat digunakan untuk mempercantik objek dan hasil foto.

Saat ini sudah banyak yang menyediakan properti foto dengan harga mulai yang termurah hingga termahal. Tetapi naluri berhemat dan berkreativitas berbisik untuk menemukan cara lain memiliki properti foto tanppa harus membeli. Kebetulan aku memang suka mengumpulkan benda-benda unik dan sayang dibuang. Akhirnya aku pun kembali membongkar sana-sini mengumpulkan benda-benda yang kira-kira bisa digunakan untuk properti foto. Masih sebagian yang berhasil kukumpulkan. Sisanya besok lagi saja kucari. Dan jika ada kesempatan akan kukreasikan benda-benda ini sehingga layak sebagai properti foto.


#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam
#I’mSureICanDoIt
#Day5

Comments

  1. Mana nih mbak hasil pepotoan kecenya? Ga banyak dipajang di blog ya? 😄

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Project Fotografi: Teknik Menata dan Memotret Properti Foto

Saat ini aku sedang belajar bagaimana menata properti foto agar menghasilkan foto menarik, yang hidup dan mampu menyampaikan pesan. Dan salah satu foto Makanan yang kuunggah di akun Instagram, mendapat masukan dari seorang teman Instagram dan juga teman di kelas Bunda Sayang Pra-Nikah, yang juga penikmat seni fotografi. Bedanya temanku ini hasil fotonya sudah sangat bagus dan penataannya pun menarik. Pokoknya membuatku kagum melihat foto-foto di akun Instagramnya. Menurut temanku itu jika memotret makanan atau pun produk, properti utamanya harus terlihat utuh. Tidak boleh terpotong untuk menunjukkan konteksnya. Wah...senang sekali mendapat masukan positif seperti ini. Sehingga aku akan semakin paham bagaimana teknik menyusun dan mengambil foto yang baik dan benar. Kali ini aku mencoba memotret produk buku. Aku ngin meminta penilaian dari para anggota di group fotografi kali ini.  #KuliahBundaSayang #GameLevel3 #FamilyProject #MyFamilyMyTeam #I’mSureICanDo...

Game Level 3 Day 4: Mencari Peluang Lewat Lomba

Untuk mendapatkan suatu keinginan tidaklah melulu harus dipenuhi dengan mengeluarkan sejumlah nominal pribadi. Karena sejatinya ada banyak cara untuk bisa meraihnya. Salah satunya adalah melalui sebuah kompetisi. Tetapi untuk hal ini diperlukan beberapa faktor agar dalam sebuah kompetisi kita bisa menjadi pemenangnya.  Aku sangat suka menantang diri untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai tantangan atau pun kompetisi. Terutama dalam bidang kepenulisan. Tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah ilmu yang dimiliki. Kebetulan sedang ada lomba blog yang menawarkan hadiah smartphone terbaru. Wah...kenapa tidak kucoba. Pikirku. Aku kan ingin #GantiGadget2019. Akhirnya kumulai menulis di blog utama untuk me- review smartphone yang sedang dilombakan. Semangat dan keyakinan sangat membantuku dalam mengetikkan kata demi kata. Artikel yang diminta harus natural (soft selling) dan penyampaian menarik. Setelah selesai dengan artikel, dengan penuh percaya diri ...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...