Skip to main content

Mendengarkan Membantuku Mengingat

Source: Google.com


Seperti biasanya setiap ahad aku ada kegiatan halaqoh. Dan hari ini jadwalnya buat murojaah surat Al-qur'an dan setor hafalan terbaru. Sebelum tiba giliran, aku ikut menyimak teman yang sedang setoran. Kuperhatikan dengan seksama ayat demi ayat yang diucapkan. Tak ketinggalan bibirku pun turut bergerak tanpa suara mengikuti bacaan teman yang sedang setoran dengan Ustadzah. Kebetulan ayat yang dibaca temanku adalah ayat yang juga pernah kuhafalkan. Namun karena jarang murojaah ayat tersebut, akhirnya aku kurang lancar membacanya tanpa melihat Al-qur'an. 

Tibalah giliranku untuk setor hafalan. Ada rasa gugup ketika ustadzahmemintaku murojaah dan menyetorkan hafalan terbaru. Namun, bismillah kuberusaha memberikan yang terbaik. Murojaah selesai dengan baik tanpa ada pengulangan. Alhamdulillah. Tidak sia-sia tadi ikut menyimak dan mengikuti bacaan teman yang sedang hafalan. Dan untuk surat terbaru, aku pun bisa menghafalkannya dengan baik. Meski tadi ada sedikit kesalahan pada salah satu huruf. Seharusnya huruf itu kubaca, namun aku terlewat saat mengucapkannya. Setelah ustadzah memberikan contoh, alhamdulillah aku pun bisa menyelesaikannya dengan baik. 

Gaya Belajar:
Visual: Memerhatikan gerak bibir. 
Auditory: Mendengarkan ucapan teman.
Kinestetik: -

#HariKe4
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Comments

Popular posts from this blog

Membaca Yang Tertunda

Hari ini jadwalnya menyicil untuk mulai megeksekusi buku-buku yang pernah dibeli. Ya, aku punya kebiasaan agak buruk terkait hal ini. Saat pergi ke toko buku rasanya ingin bisa membawa pulang semua buku yang memikat hati. Sayangnya setelah buku berhasil kubawa pulang, aku tidak segera membacanya. Biasanya buku yang dibeli langsung diletakkan di rak buku. Hingga akhirnya buku itu terabaikan untuk jangka waktu yang tidak tentu. Tak jarang aku kerap lupa pernah membeli sebuah buku. Baru teringat memiliki buku tertentu saat membongkar ulang susunan buku. Lantas mengapa aku rajin beli buku jika buku yang dibeli tidak langsung dibaca bahkan terlupakan? Itu semua karena aku mencintai buku. Bagiku buku adalah sahabat yang mampu memberikan solusi atas pertanyaan-pertanyaan dan rasa penasarannku. Selain itu, dengan membeli buku tersebut, setidaknya aku ikut berkontribusi menyelamatkan dunia literasi agar tidak mudah tenggelam. Setidaknya aku menyelamatkan ilmu yang telah dituliskan...

Think Positively

Emosi merupakan bagian dari kemudi kehidupan yang dapat mempengaruhi kualitas kehidupan. Itulah mengapa kita perlu mengolah emosi dengan baik, agar memberikan kontribusi yang positif dalam roda kehidupan. Tidak perlu bereaksi berlebihan ketika dihadapkan pada sanjungan atau pun kritikan. Tetapi jadikan sema itu sebagai sarana membangun sikap dan karakter diri yang lebih bijak. Senang sekali rsanya saat karya kita diapresiasi oleh orang lain. Meskipun hanya sebatas pujian sederhana. Paling tidak respon positif itu telah menjadi suntikan semangat untuk terus berkarya. Dalam sebuah diskusi group fotografi, kuberanikan diri meng- upload hasil memotret saat berada di Tangkuban Perahu. Banyak yang kagum dengan foto itu. Dan beberapa ada yang memuji hasil jepretan amatiran sepertiku. Namun tak semua menaggapi dengan pujian. Ada juga yang mengkritik. Intinya memberikan kritikan membangun bahwa masih banyak yang harus kupelajari lebih dalam untuk menghasilkan foto bagus dan berkua...

Project #GantiGadget2019: Syiar Sambil Berniaga

Peniagaan adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan. Itulah mengapa banyak banyak orang yang terjun ke dunia bisnis niaga. Terlebih saat ini transaksi jual beli sudah semakin mudah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Biasanya produk yang laris adalah produk yang sedang populer, yang menjadi kebutuhan, yang diimingi potongan harga, dan produk-produk unik. Nah saat ini banyak teman yang sangat berminat memiliki atribut Islami. Terlebih sejak terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid oleh beberapa oknum Banser di Garut.  Kebetulan di tas ranselku tergantung sebuah gantungan kunci bertuliskan kalimat tauhid. Dan banyak teman-teman Muslimah yang ternyata tertarik ingin juga memiliki gantungan kunci seperti milikku tersebut. Dari sini aku terpikir untuk menjadi reseller produsen gantungan kunci tersebut. Dari sini aku juga bisa berpartisipasi aktif dalam syiar mengekspos besar-besaran kalimat tauhid ke khalayak ramai. Jadi berjualannya tidak hanya dapat hasil du...