Skip to main content

Rosmala Syari, Penuhi Kebutuhan Berhijab Nyaman Sesuai Syariat




“Syar’i itu lebih indah dan nyaman.” Sebait kalimat ini pernah dilontarkan seorang sahabat saat kami selesai halaqoh. Aku pun langsung manggut-manggut mantap tanda setuju. Karena aku pribadi pun telah merasakan kenyamanan itu sejak memutuskan memakai hijab syar’i. Obrolan pun berlanjut membahas tentang busana muslimah yang saat ini mulai digandrungi oleh sebagian besar wanita Muslim. Bahkan kini jenis pakaian ini telah menjadi tren mode masa kini di kalangan wanita Muslimah. Lihatlah betapa banyak wanita saat ini lebih suka memakai hijab, bahkan hijab yang lebar.

Tingginya animo wanita terhadap pakaian syar’i disambut positif oleh beberapa produsen tekstil dan designer pakaian. Alhasil dunia fashion dan mode pun dibanjiri dengan busana yang dikhususkan bagi wanita berhijab. Namun sayangnya, tidak semua pakaian itu lulus kriteria syari’i yang telah disyari’atkan oleh agama. Masih banyak pakaian syar’i tapi bahannya tipis, menerawang atau terlihat berlebihan.

Lantas apa sih kriteria Gamis Syari yang sesungguhnya? Syar’i itu intinya menutupi seluruh aurat tubuh kita dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Jadi kita harus tetap memperhatikan syarat sahnya busana syar’i sebagai berikut:
  • Pilihlah bahan yang tidak tipis dan tidak menerawang. Namun tetap nyaman saat dikenakan
  • Hindari busana dengan warna yang terlalu mencolok, banyak hiasan, dan terlihat ribet di pakai
  • Pakaian haruslah yang menutup seluruh tubuh kecuali apa yang diperbolehkan, yaitu telapak tangan dan wajah

   “hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha pengampun, lagi maha penyayang.” (Q.S Al-Ahzab:59)
  • Tidak memakai pakaian yang ketat atau memperlihatkan bentuk tubuh
Alhamdulillah beberapa produsen pakaian muslimah sadar betul akan kriteria busana yang sesuai ketetapan Allah dan Rosul-Nya ini. Mereka pun berusaha memenuhi kebutuhan busana syar’i para wanita Muslim tanah air, dengan menghadirkan busana-busana yang tidak hanya mengedepankan kemodisan, tapi juga kenyamanan, dan sesuai syari’at agama. Salah satu brand fashion yang mengusung tema berhijab syar’i ini adalah Rosmala Syar’i.

Kehadiran Gerai Rosmala Syar’i bak angin segar bagi wanita Muslimah yang ingin berpakaian taqwa sesuai syari'at agama, namun tetap bisa terlihat simply fashionable. Hal ini tidak terlepas dari kepedulian produsen busana syar'i yang dimotori oleh Teh Santy Rosmala (owner). Inilah bukti nyata bahwa bisnis yang dibangun Teh Santy bukan hanya sekadar ladang materi, tetapi lebih dari itu, yaitu bisnis yang berbasis ibadah. MasyaAllah.

“Brand syar'i dimana-mana sama. Apalagi barang online sering tidak seperti deskripsinya.” Mungkin sebagian sobat ada yang nyeletuk begitu. Tapi Gerai Rosmala Comfort Syar'i ini menjamin kepuasan setiap pelanggannya. Hal ini tampak jelas dari beberapa testimony para pelanggannya, yang bisa dilihat di media sosial Rosmala Syar’i di https://www.instagram.com/rosmalasyari


Sebagai ikon Gamis Syari BandungGerai Rosmala memang selalu berusaha memuaskan pelanggan dengan produk pakaian Muslimah yang syar'i, nyaman, namun tetap bisa tampil elegan. Karena itu pula slogan produsen busana Muslimah ini bertemakan "Berhijab syar'i yang nyaman bersama Rosmala Comfort Syar'i. Untuk kualitas dan bahan sudah tak terbantahkan lagi nyamannya. Meski simple tetapi sisi elegan dan syar'i melekat kuat dalam setiap balutan busana Rosmala Syar'i.  

Salah satu contonya yaitu busana syar'i Shafira Series, yang berdesain original hitam putih dari Rosmala Syar'i yang simpel nan elegan. Bahan terbuat dari katun Toyobo premium yang memiliki tekstur halus, tidak menerawang, jatuh dan adem, sehingga nyaman digunakan sepanjang hari. Model gamis ini lebih lebar sehingga akan memudahkan aktivitas Anda. Bahkan untuk Ibu menyusui juga cocok karena adanya bukaan depan dengan resleting jepang untuk memudahkan busui. Selain itu terdapat resleting jepang di bagian tangan untuk memudahkan berwudhu.


Source: Koleksi Rosmala Syari
Sebagai penikmat busana syar'i, bagiku Rosmala Comfort Syar'i merupakan pilihan tepat memenuhi kebutuhan berbusana muslimah yang taat syari'at. Jujur setiap kali Rosmala comfort upload foto terbaru, itu masa-masanya aku baper. Semoga aku bisa memiliki kokeksi dari Rosmala Comfort Syar'i. Aamiin

Dan ternyata brand Rosmala syar’i ini punya prestasi yang amazing, lho. Ya, Rosmala Syar’i pernah lolos kurasi dan ikut serta dalam ajang yang bergengsi, yaitu Bandung Fashion work 2019.


Bandung Fashion Work 2019
Rosmala Syari

So, tunggu apalagi sobat, Gerai Rosmala adalah partner yang tepat bagi Anda yang ingin berbusana Syar'i 
Casual yang sesungguhnya. Niatkan dalam hati, ucapkan dengan lisan, dan segera ambil tindakan nyata dengan mendatangi gerainya langsung di Griya Mandala Permai B1 Jatihandap Atas, Panyandaan Cimenyan, Mandalamekar, Cimenyan, Kab Bandung, Jawa Barat. Atau kepoin dulu aja akun media sosialnya @gerairosmala atau @katalogrosmalasyari atau @rosmalasyari. Dan bagi yang tinggal di luar kota Bandung, jangan sedih dan gelisah, karena Anda bisa tetap mendapatkan koleksi Rosmala Syar’i secara online lewat websitenya www.rosmalasyari.id

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Game Level 3 Day 4: Mencari Peluang Lewat Lomba

Untuk mendapatkan suatu keinginan tidaklah melulu harus dipenuhi dengan mengeluarkan sejumlah nominal pribadi. Karena sejatinya ada banyak cara untuk bisa meraihnya. Salah satunya adalah melalui sebuah kompetisi. Tetapi untuk hal ini diperlukan beberapa faktor agar dalam sebuah kompetisi kita bisa menjadi pemenangnya.  Aku sangat suka menantang diri untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai tantangan atau pun kompetisi. Terutama dalam bidang kepenulisan. Tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah ilmu yang dimiliki. Kebetulan sedang ada lomba blog yang menawarkan hadiah smartphone terbaru. Wah...kenapa tidak kucoba. Pikirku. Aku kan ingin #GantiGadget2019. Akhirnya kumulai menulis di blog utama untuk me- review smartphone yang sedang dilombakan. Semangat dan keyakinan sangat membantuku dalam mengetikkan kata demi kata. Artikel yang diminta harus natural (soft selling) dan penyampaian menarik. Setelah selesai dengan artikel, dengan penuh percaya diri ...

Think Positively

Emosi merupakan bagian dari kemudi kehidupan yang dapat mempengaruhi kualitas kehidupan. Itulah mengapa kita perlu mengolah emosi dengan baik, agar memberikan kontribusi yang positif dalam roda kehidupan. Tidak perlu bereaksi berlebihan ketika dihadapkan pada sanjungan atau pun kritikan. Tetapi jadikan sema itu sebagai sarana membangun sikap dan karakter diri yang lebih bijak. Senang sekali rsanya saat karya kita diapresiasi oleh orang lain. Meskipun hanya sebatas pujian sederhana. Paling tidak respon positif itu telah menjadi suntikan semangat untuk terus berkarya. Dalam sebuah diskusi group fotografi, kuberanikan diri meng- upload hasil memotret saat berada di Tangkuban Perahu. Banyak yang kagum dengan foto itu. Dan beberapa ada yang memuji hasil jepretan amatiran sepertiku. Namun tak semua menaggapi dengan pujian. Ada juga yang mengkritik. Intinya memberikan kritikan membangun bahwa masih banyak yang harus kupelajari lebih dalam untuk menghasilkan foto bagus dan berkua...

Game Level 4: Gaya Belajar Day 2

Dua pekan lalu aku mendapatkan voucher dari cafe G’Ummati karena berhasil memenangkan lomba blog bertema “Sensor Mandiri,Bijak Membentuk Generasi”. Dan hari ini aku pergi ke cafe tersebut untuk memanfaatkan nominal voucher yang kudapatkan. Alhamdulillah bisa makan sepuasnya dan tambahan membawa pulang menu makanan lainnya. Selama menunggu pesanan, kumanfaatkan waktu memerhatikan sekitar dan mencatat hal-hal menarik yang tertangkap oleh mata. Ya, ini juga merupakan bagian kebiasaanku saat berada di sebuah tempat. Dan biasanya hasil pengamatan ini kugunakan sebagai bahan untuk membuat tulisan di blog. Hmm…lumayan lama juga menunggu. Jika dibiarkan tanpa aktivitas, bisa-bisa rasa jenuh dan bad mood datang menghampiri. Suasana cafe memang tidak sepi. Ada alunan musik dan banyak orang. Tetapi kondisiku yang sendirian sangat berpotensi mengundang rasa jenuh tentunya. Segera kukeluarkan jurnal dan mulai mengembangkan ide-ide yang ada di jurnal. Alhamdulillah bisa menyicil tulisan yan...